Saturday, September 1, 2012

Tes Dominasi OTAK Kiri dan OTAK Kanan

Setiap manusia memiliki dominasi otak. Entah itu otak kiri atau otak kanan yang lebih mendominasi. Yang menarik adalah setiap dominasi otak memiliki pengaruh yang besar dalam karakter, perilaku, menarik kesimpulan, sampai membuat keputusan. Dalam garis besar orang yang didominasi otak kiri akan bersikap verbal, logis, linear, konkrit,
terorientasi dengan waktu. Sedangkan orang dengan dominasi otak kanan akan visual, intuitif, abstrak, global, terorientasi pada ide utama.
Bagaimana dengan anda? Otak manakah yang lebih mendominasi anda? Coba kita tes dengan kuesioner dibawah ini. Caranya mudah. Cukup jawab atau baca pernyataannya. Lalu lingkari jawaban yang menurut anda benar-benar mewakili anda.
1. Bagaimana cara anda membuat keputusan
a. Secara logis
b. Secara intuitif/perasaan
2. Yang mana yang lebih mudah diingat
a. Nama
b. Wajah
3. Ketika seseorang berbicara mana yang lebih anda perhatikan
a. Apa yang mereka katakan
b. Bahasa tubuh dan gerak-gerik mereka
4. Apakah anda sadar berapa jam waktu yang terlewat dan jam berapa sekarang
a. Ya
b. Tidak
5. Ketika mendengarkan musik, yang mana yang lebih mudah anda hafalkan
a. Lirik
b. Nada
6. Apakah anda seorang pengingat yang baik
a. Ya
b. Tidak
7. Saya tidak menyukai soal pilihan ganda
a. Ya
b. Tidak
8. Ketika harus mempelajari sebuah mata pelajaran atau bekerja maka saya akan
a. Duduk dan mengerjakannya sampai selesai
b. Mencari topik lain dan mengerjakannya secara acak
9. Mana yang lebih anda suka
a. Sesuatu yang detail dan spesifik tentang cara kerja sesuatu
b. Gambar yang besar, konsep dan teori
10. Saya sering bertanya tentang fakta apa yang harus saya ketahui
a. Ya
b. Tidak
11. Saya bisa mengerjakan banyak hal sekaligus
a. Tidak
b. Ya
12. Bagaimana cara anda mempersiapkan ujian
a. Dengan rencana belajar yang jelas dan terorganisir
b. Dengan belajar mata pelajaran secara acak dengan waktu yang berbeda-beda
13. Ketika membuat sesuatu, saya suka
a. Mengikuti instruksi dan cara yang telah tersedia
b. Membual model tersebut sesuai dengan keinginan dan kreasi saya
14. Saya tidak suka sesuatu yang dianggap umum
a. Ya
b. Tidak
15. Saya selalu memberikan jawaban langsung
a. Ya
b. Tidak
16. Ketika menulis laporan, maka saya akan
a. Mencari dan meneliti fakta-fakta, membuat panduan, dan menulisnya secara terorganisir
b. Membuat laporan tersebut sesui dengan yang saya ingingkan
17. Saya suka rutinitas
a. Ya
b. Tidak
18. Saya bisa melihat banyak alternatif dalam memecahkan sebuah permasalahan
a. Ya
b. Tidak
19. Saya tidak suka bekerja dalam kelompok
a. Ya
b. Tidak
20. Saya tidak suka jika tidak mengetahui tujuan atau arti jika mengerjakan sesuatu
a. Tidak
b. Ya
21. Saya bisa menerima berbagai macam orang
a. Tidak
b. Ya
22. Saya tidak suka jika opini disampaikan sebagai fakta
a. Ya
b. Tidak
23. Saya suka sesuatu tentang grafik, peta, garis waktu, yang menggunakan warna dan gambar
a. Tidak
b. Ya
24. Saya verbal, logis, konkrit, dan berorientasi pada waktu
a. Ya
b. Tidak
25. Saya visual, mengandalkan intuisi atau perasaan, abstrak dan berorientasi pada ide utama
a. Tidak
b. Ya
26. Saya suka bekerja dengan sesuatu yang bisa dirasakan atau disentuh
a. Ya
b. Tidak
27. Saya menyukai seni
a. Tidak
b. Ya
28. Saya kreatif
a. Tidak
b. Ya
29. Ruangan dan rumah saya akan seperti
a. Semua terorganisir dan tersusun rapi, dan saya berusaha agar semua tampak terlihat rapi
b. Saya suka semua tampak seperti aslinya, dan saya akan merapikannya jika saya ingin dan memiliki waktu
30. Saya bisa melihat detail
a. Ya
b. Tidak
31. Saya suka tampak berbeda dengan orang lain
a. Tidak
b. Ya
32. Saya bisa mengendalikan keadaan dengan mudah
a. Tidak
b. Ya
33. Saya suka berpikiran abstrak
a. Tidak
b. Ya
34. Saya tidak bisa mengerjakan karya seni (semua jenis seni)
a. Ya
b. Tidak
35. Pertanyaan yang sering saya tanyakan adalah
a. “Bagaimana seharusnya ini dikerjakan?” dan “Fakta apa yang harus saya ketahui?”
b. “Seberapa penting ini harus dikerjakan?” dan “Apa tujuan ini dikerjakan?”
Hitung jawaban anda :
Jika lebih banyak jawaban A, maka anda didominasi otak kiri. Semakin banyak jawaban A, maka semakin dominan otak kiri anda. Begitu juga sebaliknya. Semakin jawab jawaban B, maka semakin dominan otak kanan anda. Jika jumlahnya seimbang, maka dominasi otak anda seimbang antara otak kiri dan otak kanan. 




                                                                DOWNLOAD VIDEO

Terapi Gelombang OTAK

Mengoptimalkan & Mengeksplorasi Fungsi Alami Otak  

"Ketika Anda Merubah Otak Anda, Anda Merubah Hidup Anda".

Otak adalah pintu depan diri Anda untuk melakukan perubahan. Otak menentukan bagaimana Anda berpikir, merasakan, dan bertingkah laku. Otak mempengaruhi bagaimana Anda menyikapi yang telah lewat, menyikapi yang akan Anda jalani, dan membentuk masa depan Anda. Dengan Terapi Gelombang Otak (Brainwave) memungkinkan adanya keseimbangan otak dan membuka pintu perubahan, bahkan  perubahan tersebut bisa Anda rasakan saat pertama kali Anda mendengarkan Musik Terapi Gelombang Otak ini.
Kondisi Gelombang Otak  pada diri Anda sangat menentukan pikiran dan tingkah laku Anda. Konsentrasi, tekanan, energi, suasana hati, kebiasaan, perilaku, reaksi, dan lain-lain merupakan kondisi cermin dari frekwensi Gelombang Otak Anda. Dengan merubah frekwensi Gelombang Otak (Brainwave), berubahlah kondisi Anda.
terapi gelombang otak, teknologi otakTelah Terbukti Secara Klinis
Jaringan otak manusia menghasilkan gelombang listrik yang berfluktuasi. Gelombang listrik ini disebut brainwave atau Gelombang Otak. Pada tahun 1929, Hans Berger, seorang psikiater Jerman, menemukan Electro Encephalograph (EEG) yang bisa digunakan untuk mengukur gelombang listrik yang dihasilkan otak. Sejak saat itulah teknologi berbasis Gelombang Otak (Brainwave) untuk meningkatkan kemampuan pikiran dan perkembangan diri manusia mulai berkembang pesat di seluruh dunia.
Riset selama bertahun-tahun menunjukkan bahwa Gelombang Otak (Brainwave) tidak hanya menunjukkan kondisi pikiran dan tubuh seseorang, tetapi dapat juga distimulasi untuk mengubah kondisi mental seseorang. Dengan mengkondisikan otak agar memproduksi atau mereduksi jenis frekuensi Gelombang Otak tertentu, maka dimungkinkan untuk menghasilkan beragam kondisi mental dan emosional.

Secara garis besar, otak manusia menghasilkan empat jenis Gelombang Otak (Brainwave) secara bersamaan, yaitu Beta, Alpha, Tetha, Delta. Akan tetapi selalu ada jenis Gelombang Otak  yang dominan, yang menandakan aktivitas otak saat itu. Misalnya jika kita tertidur, maka Gelombang Otak  yang dominan adalah Delta. Gelombang Otak bisa dimanipulasi (diprogram) dengan cara mendengarkan suara yang sudah diatur frekwensinya untuk mendapatkan efek-efek tertentu sesuai kebutuhan.

Misalnya untuk meditasi, yang dibutuhkan adalah kondisi relaksaksi yang dalam (seperti tidur) tetapi pikiran atau kesadaran tetap bekerja. Hal ini tentu sulit dilakukan oleh manusia pada umumnya, dan para meditator (penggemar meditasi) perlu berlatih bertahun-tahun untuk mencapai kondisi seperti itu. Namun dengan bantuan CD yang sudah diprogram secara khusus ini, seseorang bisa memasuki kondisi meditasi dalam waktu beberapa hari latihan saja. Para meditator telah menggunakan teknologi Gelombang Otak (Brainwave) ini untuk memasuki pikiran bawah sadar dalam waktu yang cepat.  Penjelasan lanjut - click here
                                                                DOWNLOAD VIDEO

Batang OTAK

Brain sagittal section stem highlighted.svg

Batang otak merupakan struktur pada bagian posterior (belakang) otak. Batang otak merupakan sebutan untuk kesatuan dari tiga struktur yaitu medulla oblongata, pons dan mesencephalon (otak tengah).
Pada gerak volunter, batang otak merupakan jalur yang dilalui impuls rangsang sebelum mencapai cerebrum. Impuls rangsang dihantarkan oleh traktus ascendentes (serat-serat saraf yang menghantarkan impuls ke otak) untuk diolah di otak, lalu impuls respons dihantarkan oleh traktus descendentes (serat-serat saraf yang menghantarkan impuls menjauhi otak). Pada perbatasan antara batang otak dan medulla spinalis terjadi deccusatio (penyilangan) serat-serat kortikospinal (serat-serat saraf descendentes dari cerebrum ke medulla spinalis). Serat-serat kortokospinal dari otak kiri menyilang ke bagian kanan medulla spinalis dan serat dari otak kanan menyilang ke bagian kiri. Penyilangan ini menyebabkan bagian tubuh kanan di kendalikan oleh otak kiri dan bagian tubuh kiri dikendalikan oleh otak kanan.
Batang otak merupakan tempat melekatnya seluruh saraf kranial, kecuali saraf I dan II yang menempel pada cerebrum (otak besar)



sumber
                                                                DOWNLOAD VIDEO

Struktur OTAK Manusia

Otak manusia dewasa beratnya rata-rata sekitar 3 lb (1,5 kg) dengan ukuran sekitar 1.130 sentimeter kubik (cm 3) pada wanita dan 1260 cm 3 pada pria, meskipun ada variasi individu yang besar. Otak manusia berada pada berat 100g rata-rata dari seorang wanita, bahkan ketika dikoreksi untuk perbedaan ukuran tubuh Otak sangat lembut, memiliki konsistensi yang mirip dengan gelatin atau perusahaan tahu lembut. Meskipun disebut sebagai "materi abu-abu", korteks hidup adalah pink-beige dalam warna dan sedikit off-putih di interior. Foto di sebelah kanan menunjukkan sepotong horizontal kepala orang dewasa, dari Perpustakaan Nasional Proyek Terlihat Manusia Kedokteran. Dalam proyek ini, dua mayat manusia (dari seorang pria dan seorang wanita) dibekukan dan kemudian diiris menjadi bagian tipis, yang secara individual difoto dan digital. Potongan di sini adalah diambil dari jarak kecil di bawah bagian atas otak, dan menunjukkan korteks serebral (lapisan seluler rumit di luar) dan materi putih yang mendasari, yang terdiri dari saluran serat myelinated bepergian ke dan dari korteks serebral. Pada usia 20, seorang pria memiliki sekitar 176.000 km dan seorang wanita, sekitar 149.000 km akson myelinated di otak mereka.
Belahan otak membentuk bagian terbesar dari otak manusia dan terletak di atas sebagian besar struktur otak lainnya. Mereka ditutupi dengan lapisan kortikal dengan topografi yang berbelit-belit. Di bawah otak terletak batang otak, menyerupai batang otak yang terpasang. Pada bagian belakang otak, di bawah otak dan di belakang batang otak, serebelum adalah, struktur dengan permukaan horizontal berkerut yang membuatnya tampak berbeda dari daerah otak lainnya. Struktur yang sama yang hadir pada mamalia lain, meskipun otak kecil tidak begitu besar relatif ke seluruh otak. Sebagai aturan, semakin kecil otak, semakin sedikit berbelit-belit korteks. Korteks seekor tikus atau mouse hampir sepenuhnya mulus. Korteks lumba-lumba atau ikan paus, di sisi lain, lebih rumit daripada korteks manusia.
Fitur yang dominan dari otak manusia adalah''''corticalization. Korteks serebral pada manusia begitu besar sehingga membayangi setiap bagian lain dari otak. Sebuah struktur beberapa subkortikal menunjukkan perubahan yang mencerminkan kecenderungan ini. Cerebellum, misalnya, memiliki zona medial terhubung terutama untuk area motorik subkortikal, dan zona lateral dihubungkan terutama korteks. Pada manusia zona lateral yang mengambil sebagian kecil jauh lebih besar dari otak kecil daripada di kebanyakan spesies mamalia lainnya. Corticalization tercermin dalam fungsi serta struktur. Pada tikus, operasi pengangkatan seluruh korteks serebral daun hewan yang masih mampu berjalan-jalan dan berinteraksi dengan lingkungan. Dalam kerusakan, korteks serebral manusia sebanding menghasilkan keadaan koma permanen.
Korteks serebral hampir simetris dalam bentuk lahiriah, dengan belahan otak kiri dan kanan. Anatomi konvensional membagi menjadi empat masing-masing belahan "lobus", lobus frontal, lobus parietal, lobus temporal, dan lobus oksipital. Adalah penting untuk menyadari bahwa kategorisasi ini tidak benar-benar timbul dari struktur korteks itu sendiri: lobus diberi nama setelah tulang tengkorak yang menimpa mereka. Ada satu pengecualian: perbatasan antara lobus frontal dan parietal digeser mundur ke sulkus sentral, lipatan mendalam yang menandai baris tempat somatosensori korteks primer dan korteks motor utama datang bersama-sama.
Para peneliti yang mempelajari fungsi korteks membaginya menjadi tiga kategori fungsional daerah, atau daerah. Salah satu terdiri dari daerah sensorik primer, yang menerima sinyal dari saraf sensorik dan wilayah dengan cara inti relay di talamus. Daerah sensorik primer mencakup area visual lobus oksipital, area auditori pada lobus temporal, dan daerah somatosensori di lobus parietalis. Sebuah kategori kedua adalah daerah motorik primer, yang mengirimkan akson ke motor neuron di batang otak dan tulang belakang akord. Daerah ini menempati bagian belakang lobus frontalis, tepat di depan area somatosensori. Kategori ketiga terdiri dari sisa bagian korteks, yang disebut area asosiasi. Daerah ini menerima input dari daerah sensorik dan bagian bawah otak dan terlibat dalam proses kompleks yang kita sebut persepsi, pikiran, dan pengambilan keputusan. Jumlah korteks asosiasi, relatif terhadap dua kategori lainnya, meningkat secara dramatis sebagai salah satu pergi dari mamalia sederhana, seperti tikus dan kucing, untuk yang lebih kompleks, seperti simpanse dan manusia.
Korteks serebral pada dasarnya adalah lembaran jaringan saraf, dilipat dengan cara yang memungkinkan area permukaan besar agar sesuai dalam batas-batas tengkorak. Setiap belahan otak, pada kenyataannya, memiliki luas permukaan total sekitar 1,3 meter persegi. Anatomi setiap panggilan lipat sulkus kortikal, dan daerah lipatan halus antara gyrus sebuah. Kebanyakan otak manusia menunjukkan pola serupa lipat, namun ada variasi yang cukup dalam bentuk dan penempatan lipatan untuk membuat otak setiap unik. Namun demikian, pola ini konsisten cukup untuk setiap flip besar untuk memiliki nama, misalnya, "gyrus frontal unggul", "postcentral sulkus", atau "trans-oksipital sulkus". Fitur lipat Jauh di dalam otak seperti fisura antar-belahan otak dan lateral, dan korteks insular yang hadir di hampir semua mata pelajaran normal.
Bagian yang berbeda dari korteks serebral yang terlibat dalam fungsi kognitif dan perilaku yang berbeda. Perbedaan muncul dalam beberapa cara: efek kerusakan otak lokal, pola aktivitas daerah terkena saat otak diperiksa menggunakan teknik pencitraan fungsional, konektivitas dengan daerah subkortikal, dan perbedaan regional dalam arsitektur seluler korteks. Ahli anatomi menggambarkan sebagian besar korteks-bagian yang mereka sebut''isocortex''-memiliki enam lapisan, tetapi tidak semua lapisan yang jelas dalam semua bidang, dan bahkan ketika lapisan hadir, ketebalan dan organisasi selular dapat bervariasi. Beberapa ahli anatomi telah membangun peta dari area kortikal berdasarkan variasi dalam penampilan lapisan seperti yang terlihat dengan mikroskop. Salah satu skema yang paling banyak digunakan berasal dari Brodmann, yang memisahkan korteks menjadi 51 wilayah yang berbeda dan ditugaskan masing-masing nomor (anatomi sejak dibagi banyak daerah Brodmann). Sebagai contoh, daerah Brodmann 1 adalah korteks somatosensori primer, daerah Brodmann 17 adalah korteks visual primer, dan area Brodmann 25 adalah korteks anterior cingulate.

Topografi

Banyak otak daerah Brodmann didefinisikan memiliki struktur internalnya sendiri kompleks. Dalam sejumlah kasus, area otak tersebut akan disusun dalam "peta topografi", di mana bit berdampingan dari korteks sesuai dengan bagian sebelah tubuh, atau beberapa entitas yang lebih abstrak. Sebuah contoh sederhana dari jenis korespondensi adalah korteks motor utama, sebuah strip jaringan berjalan sepanjang tepi anterior sulkus sentral, ditunjukkan dalam gambar ke kanan. Area motorik innervating setiap bagian tubuh muncul dari sebuah zona yang berbeda, dengan bagian tubuh tetangga diwakili oleh zona tetangga. Stimulasi listrik dari korteks pada setiap titik menyebabkan otot-kontraksi di bagian tubuh yang diwakili. Ini "somatotopic" representasi tidak merata, namun. Kepala, misalnya, diwakili oleh sebuah daerah sekitar tiga kali lebih besar zona untuk seluruh punggung dan batang. Ukuran zona berkorelasi dengan presisi kontrol motor dan diskriminasi sensoris mungkin. Daerah untuk bibir, jari, dan lidah sangat besar, mengingat ukuran proporsional mewakili bagian tubuh mereka.
Di daerah visual, peta retinotopic-yaitu, mereka mencerminkan topografi retina, lapisan neuron diaktifkan cahaya-lapisan bagian belakang mata. Dalam hal ini juga representasi tidak merata: fovea-daerah di tengah lapangan visual sangat overrepresented dibandingkan dengan pinggiran. Sirkuit visual dalam korteks serebral manusia mengandung beberapa lusin peta retinotopic berbeda, masing-masing dikhususkan untuk menganalisis input stream visual dalam cara tertentu. Korteks visual primer (daerah Brodmann 17), yang merupakan penerima utama dari input langsung dari bagian visual dari thalamus, mengandung banyak neuron yang paling mudah diaktifkan dengan tepi dengan orientasi khusus bergerak di titik tertentu di bidang visual. Daerah visual jauh hilir ekstrak fitur seperti warna, gerak, dan bentuk.
Di daerah pendengaran, peta utama adalah tonotopic. Suara yang diuraikan menurut frekuensi (yaitu, nada tinggi vs nada rendah) dengan daerah pendengaran subkortikal, dan parsing ini tercermin oleh zona pendengaran utama dari korteks. Seperti dengan sistem visual, ada beberapa peta kortikal tonotopic, masing-masing dikhususkan untuk menganalisis suara dengan cara tertentu.
Dalam peta topografi ada kadang-kadang bisa halus tingkat struktur spasial. Dalam korteks visual primer, misalnya, di mana organisasi utama adalah retinotopic dan tanggapan utamanya adalah untuk bergerak tepi, sel-sel yang merespon tepi orientasi yang berbeda-spasial terpisah dari satu sama lain.

Lateralisasi

Setiap belahan otak berinteraksi terutama dengan setengah tubuh, tetapi untuk alasan yang tidak jelas, hubungan disilangkan: sisi kiri otak berinteraksi dengan sisi kanan tubuh, dan sebaliknya. Koneksi motorik dari otak ke sumsum tulang belakang, dan koneksi sensori dari sumsum tulang belakang ke otak, baik garis tengah salib di tingkat batang otak. Input visual mengikuti aturan yang lebih kompleks: saraf optik dari dua mata datang bersama-sama pada titik yang disebut kiasme optik, dan setengah dari serat dari setiap saraf memisahkan diri untuk bergabung dengan yang lain. Hasilnya adalah bahwa koneksi dari kiri setengah dari retina, di kedua mata, pergi ke sisi kiri otak, sedangkan koneksi dari kanan setengah dari retina pergi ke sisi kanan otak. Karena setiap setengah retina menerima cahaya yang datang dari setengah berlawanan dari bidang visual, konsekuensi fungsional adalah bahwa input visual dari sisi kiri dunia pergi ke sisi kanan otak, dan sebaliknya. Jadi, sisi kanan otak menerima masukan somatosensori dari sisi kiri tubuh, dan masukan visual dari sisi kiri lapangan visual pengaturan yang mungkin bermanfaat untuk koordinasi visuomotor.
Kedua belahan otak ini dihubungkan oleh sebuah bundel saraf yang sangat besar yang disebut corpus callosum, yang melintasi garis tengah di atas tingkat thalamus. Ada juga dua koneksi yang lebih kecil banyak, commisure anterior dan commisure hipokampus, serta koneksi subkortikal banyak yang melintasi garis tengah. Corpus callosum adalah jalan utama komunikasi antara dua belahan, meskipun. Ini menghubungkan setiap titik pada korteks ke titik bayangan cermin di belahan bumi sebaliknya, dan juga menghubungkan ke titik fungsional terkait di daerah kortikal berbeda.
Dalam banyak hal, sisi kiri dan kanan otak yang simetris dalam hal fungsi. Misalnya, mitra dari area motor belahan kiri mengendalikan tangan kanan adalah daerah belahan kanan mengendalikan tangan kiri. Namun demikian, pengecualian penting, yang melibatkan bahasa dan kognisi spasial. Pada kebanyakan orang, belahan kiri "dominan" untuk bahasa: stroke yang merusak bahasa daerah kunci dalam otak kiri dapat meninggalkan korban tidak dapat berbicara atau mengerti, sedangkan kerusakan setara dengan belahan kanan akan menyebabkan penurunan hanya kecil dengan bahasa keterampilan.
Sebagian besar dari pemahaman kita tentang interaksi antara dua belahan telah datang dari studi tentang "split-otak pasien"-orang yang menjalani bedah lintang corpus callosum dalam upaya untuk mengurangi keparahan serangan epilepsi. Pasien ini tidak menunjukkan perilaku yang tidak biasa yang segera jelas, tetapi dalam beberapa kasus dapat berperilaku hampir seperti dua orang yang berbeda dalam tubuh yang sama, dengan tangan kanan mengambil tindakan dan kemudian tangan kiri kehancuran itu. Kebanyakan pasien tersebut, saat sebentar ditunjukkan gambar di sisi kanan dari titik fiksasi visual, mampu menjelaskan secara lisan, tapi ketika gambar yang ditunjukkan di sebelah kiri, tidak dapat menggambarkannya, tetapi mungkin dapat memberikan indikasi dengan tangan kiri dari sifat objek yang ditampilkan.
Perlu dicatat bahwa perbedaan antara belahan otak kiri dan kanan yang sangat berlebihan dalam banyak literatur populer pada topik ini. Keberadaan perbedaan telah kokoh didirikan, tapi buku-buku populer jauh melampaui bukti dalam menghubungkan fitur kepribadian atau intelijen pada dominasi otak kiri atau kanan.



sumber
                                                                DOWNLOAD VIDEO

Deprisi Bisa Merusak OTAK


Metrotvnews.com: Depresi itu berbahaya. Hampir semua orang tahu itu. Apalagi mereka yang beberapa kali mengalaminya. Tentu mereka tahu dengan baik. Namun, ada satu efek depresi yang belum banyak diketahui. Depresi ternyata bisa merusak otak. Kelesuan, tak banyak bergerak, dan kondisi emosional dalam tekanan berhubungan erat dengan depresi.

Tim peneliti dari Yale University di Amerika Serikat mengklaim, ada efek samping lain dari depresi. Mereka melakukan penelitian untuk menentukan bagaimana stres berkepanjangan bisa mempengaruhi otak. Para peneliti memeriksa sampel jaringan otak pada pasien penderita depresi klinis atau gangguan mental yang terkait dengan kondisi melankolis. Peneliti juga memeriksa mereka pasien yang tidak mengalami depresi.

Setelah dibandingkan, para peneliti menyimpulkan, depresi dapat memicu pemutusan antara sel-sel otak yang terpisah. Pimpinan penelitian, Profesor Ronald Daman, mengatakan, dalam kondisi otak menyusut seseorang akan kehilangan sejumlah hubungan internal.

Berkurangnya hubungan antar-sel membuat otak tak mampu memproses informasi. Inilah salah satu alasan mengapa penderita depresi sering gagal bereaksi terhadap peristiwa di sekitarnya. Jika menemukan gejala depresi pada diri Anda atau kerabat dekat, jangan pernah menunda untuk mengobatinya.(geniusbeauty/***)




sumber
                                                                DOWNLOAD VIDEO

Rokok Tingkatkan Resiko Pendarahan OTAK

Merokok lebih dari 20 batang/hari tiga kali beresiko terhadap pendarahan otak dibanding orang yang tidak merokok sama sekali.

Perokok berat yang telah berhenti merokok juga memiliki resiko mengalami pendarahan otak, dua kali lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Hal itu terungkap setelah para ilmuwan Korea melakukan investigasi atas 426 kasus pendarahan otak yang terjadi pada rentang tahun 2002 dan 2004.

Para pasien ini dibandingkan dengan 426 orang yang dicocokkan berdasarkan usia dan jenis kelamin dan tidak pernah mengalami pendarahan otak.

Para responden yang juga perokok sedikit banyak pernah mengalami pendarahan otak dibandingkan dengan responden yang tidak merokok.

Semakin sering seseorang menghisap rokok, maka semakin tinggi resiko yang akan dihadapi. Selain penggunaan garam berlebihan, berat badan, dan penyakit penyerta diabetes, rata-rata perokok memiliki resiko untuk mengalami pendarahan otak 2,84 kali lebih tinggi.

Tim peneliti yang diketuai oleh Dr Chi Kyung Kim, dari Seoul National University Hospital, menulis pada jurnal kesehatan, "Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry", bahwa timnya telah melakukan demonstrasi bahwa rokok memicu peningkatan resiko pendarahan otak.

"Berhenti merokok memang dapat mengurangi resiko pendarahan otak, namun para perokok berat hanya bisa mendapatkan sedikit manfaat meskipun mereka telah berhenti," ujar dia sebagaimana dilansir dari DailyMail.

Dalam kurun waktu singkat, rokok dapat mengentalkan darah sehingga dapat meningkatkan tekanan darah. Dua hal ini adalah pemicu terjadinya pendarahan pada otak, ujar para ilmuwan.

Selain itu para perokok berat juga akan mengalami perubahan struktur dinding arteri yang membahayakan kesehatan




sumber
                                                                DOWNLOAD VIDEO

Contact me




Forms generator powered by 123ContactForm.com | Report abuse

                                                                DOWNLOAD VIDEO